Demi Cari Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Bek Muda Faris Abdul Hafizh ke PSGC Ciamis
BANDUNG, SATUBIRU.COM โ Persib Bandung terus membuktikan komitmennya dalam membina dan mengembangkan talenta muda secara berkelanjutan. Terbaru, manajemen Maung Bandung memutuskan untuk meminjamkan bek muda berbakat, Faris Abdul Hafizh, ke klub satelit mereka, PSGC Ciamis.
Langkah ini diambil sebagai strategi jitu agar Faris bisa mendapatkan menit bermain yang lebih reguler serta pengalaman kompetitif yang krusial bagi kariernya.
Sinergi antara Persib dan PSGC Ciamis ini bukan sekadar transaksi peminjaman biasa. Ini adalah bentuk dukungan nyata Persib terhadap ekosistem sepak bola Jawa Barat, sekaligus memastikan bahwa para pemain muda yang naik dari akademi mendapatkan “sekolah” yang tepat sebelum bersaing di level tim senior.

Strategi Win-Win untuk Persib dan PSGC
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan bahwa keputusan ini bukanlah keputusan sepihak. Melainkan hasil diskusi matang antara manajemen Persib, staf pelatih, manajemen PSGC, hingga Faris itu sendiri.
Menurut Adhitia, ada dua misi utama di balik kepindahan Faris ke tanah Galuh ini.
“Keputusan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, memberikan Faris kesempatan untuk mendapatkan menit bermain dan pengalaman bertanding yang lebih banyak sebagai bagian dari proses perkembangannya. Kedua, kami ingin terus mendukung PSGC sebagai klub satelit Persib dengan menghadirkan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim,” ujar Adhitia.
Bagi seorang pemain muda, tampil secara reguler di kompetisi adalah kunci. Hal ini berfungsi untuk mengasah kemampuan teknis, membangun mentalitas, serta memahami kerasnya tuntutan kompetisi sepak bola profesional.
Rekam Jejak Faris: Dari EPA hingga Piala Presiden 2026
Bobotoh tentu tidak asing dengan nama Faris Abdul Hafizh. Bek kelahiran Bogor, 21 Juli 2003 ini adalah produk asli dari ekosistem pembinaan Persib. Ia menempa diri di PERSIB U18 dan U20 di ajang Elite Pro Academy (EPA) sejak 2021.
Promosi ke tim senior pada musim 2025/26 menjadi babak baru dalam kariernya. Meski di musim perdananya ia belum banyak mendapat porsi tampil di kompetisi domestik maupun Asia, nama Faris mulai mencuri perhatian.
Pelatih kepala, Igor Tolic, mulai memberikan kepercayaan dengan menurunkan Faris dalam dua laga di Piala Presiden 2026. Penampilannya yang menjanjikan membuat manajemen yakin bahwa Faris hanya butuh satu hal: jam terbang dan jam terbang.
“Kami melihat peminjaman ini sebagai bagian dari proses pembelajaran Faris. Bersama PSGC, kami berharap dia bisa lebih kompetitif, mendapatkan pengalaman yang berharga, dan terus berkembang. Pada saat yang sama, kami berharap Faris dapat memberikan kontribusi positif dan energi bagi PSGC,” tambah Adhitia.

Pantauan Ketat dari Manajemen Persib
Meski berstatus pemain pinjaman, Persib tidak akan melepas Faris begitu saja. Tim teknis dan scouting Persib akan terus memantau perkembangan performa bek muda ini selama membela PSGC Ciamis.
PERSIB percaya bahwa setiap pemain memiliki timeline dan prosesnya masing-masing. Yang paling penting adalah memastikan mereka berada di lingkungan yang tepat untuk terus bertumbuh.
“Kami berharap kerja sama ini memberikan manfaat bagi kedua pihak. Faris mendapatkan pengalaman, sementara PSGC mendapatkan tambahan kekuatan. Ini adalah upaya kami membangun ekosistem sepak bola yang saling mendukung,” pungkas Adhitia.
Akankah Faris Abdul Hafizh sukses besar di PSGC Ciamis dan kembali untuk bersaing memperebutkan tempat di lini pertahanan Maung Bandung? Waktu yang akan menjawab.
Bagaimana menurut Bobotoh tentang langkah peminjaman ini? Apakah ini keputusan yang tepat untuk perkembangan Faris? Yuk, bagikan pendapatmu di kolom komentar!
Source: PERSIB BANDUNG
