Diplomasi di Negeri Ginseng: Persib dan KBRI Seoul Satukan Misi Bawa Nama Indonesia di Asia
SEOUL, SATUBIRU.COM – Langkah kaki rombongan PERSIB Bandung di Korea Selatan tidak sekadar untuk mengejar poin di AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/27. Lebih dari itu, ada misi kebanggaan yang diusung: membawa nama Indonesia harum di kancah Asia.
Sebagai pembuka langkah di Seoul, manajemen PERSIB melakukan kunjungan kehormatan (sowan) ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) pada Senin, 14 September 2026. Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, diterima langsung dengan sambutan hangat oleh Duta Besar RI untuk Korsel, Cecep Herawan.
Pertemuan ini bukan sekadar formalitas. Di ruang pertemuan KBRI, dibahas strategi sinergi untuk memastikan kelancaran agenda PERSIB, sekaligus memobilisasi dukungan bagi Bobotoh dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Korsel.
“Kedatangan kami ke sini tidak hanya membawa nama PERSIB, tetapi juga nama Indonesia. Kami sangat berterima kasih atas sinergi Kedubes dalam menyambut dan mendukung perjuangan kami menghadapi FC Seoul,” tegas Adhitia.
Sorotan utama pertemuan ini tertuju pada ribuan Bobotoh dan WNI yang akan memadati Seoul World Cup Stadium. KBRI Seoul memberikan catatan penting: dukungan harus berjalan beriringan dengan ketertiban.
Dubes Cecep Herawan menegaskan bahwa laga melawan FC Seoul pada Rabu, 16 September 2026, adalah momentum emas untuk mempererat persahabatan Indonesia-Korsel melalui olahraga. Ia berpesan agar para suporter bertindak sebagai “duta bangsa”.
“Mari kita dukung PERSIB sekaligus menunjukkan bahwa suporter Indonesia adalah duta olahraga. Jaga ketertiban, hormati aturan setempat, agar persahabatan kedua negara semakin erat. Selamat bertanding, Maung Bandung!” pesan Cecep.
Kini, dengan restu dan dukungan penuh dari perwakilan negara di Seoul, Pangeran Biru siap melangkah ke Seoul World Cup Stadium pukul 19.00 waktu setempat (17.00 WIB). Bukan hanya untuk menang, tapi untuk membuktikan bahwa Indonesia ada di peta sepak bola Asia.
Source: PERSIB BANDUNG

