Dilirik Afrika! Delegasi Kamerun Sambangi Graha Persib, Bahas Pengembangan Talenta Sepak Bola
BANDUNG, SATUBIRU.COM – Nama Persib Bandung ternyata tak hanya bergema di Nusantara, tetapi juga mulai menarik perhatian benua Afrika. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan istimewa delegasi Kamerun ke Graha Persib, Jalan Sulanjana No. 17, Kota Bandung, pada Senin (19/10/2026).
Kehadiran tamu dari negeri berjuluk Singa Indomitable ini bukan sekadar kunjungan protokol, melainkan sebuah sharing session strategis. Kedua belah pihak asyik bertukar pikiran seputar ekosistem sepak bola, mulai dari identifikasi dan pembinaan pemain muda, jalur menuju profesional, hingga pertukaran pengetahuan teknis.
Tak hanya itu, aspek krusial seperti kesehatan olahraga (sports science), peningkatan performa atlet, hingga wacana menggelar laga persahabatan dan training camp lintas negara pun ikut dibahas dalam diskusi hangat tersebut.
Jajaran Petinggi Persib Sambut Hangat Tamu Istimewa
Rombongan delegasi Kamerun ini diisi oleh sosok-sosok penting di balik layar sepak bola dan konsultan olahraga, di antaranya:
- Megang Nguelayi Caroline Christiane (CEO Mind Thrust Consulting)
- Dele Gael Severin (Partner Indonesia, Mind Thrust Consulting)
- Patrick Andela Ongodo Charly (VP & Founding Member ACDDS)
- Massop Miriam Larissa (President ACDDS)
- Tsa Ondoua Gabriel Marie (VP & Founding Member ACDDS)
- Tchouta Serge Bertin
Mereka disambut langsung oleh jajaran petinggi dan manajemen Persib, dipimpin oleh Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan. Turut hadir mendampingi dalam pertemuan ini VP Commercial Budi Ulia, Head of Communications Adhi Pratama, Head of Brand and Community Giovitano, Technical Liaison Manager Aun Rahman, hingga Sporting Secretary Mayang Alya.
Membuka Wawasan Tanpa Batas Geografis
Deputy CEO Persib, Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan bahwa manajemen sangat mengapresiasi kedatangan ini. Baginya, ini adalah momen emas untuk membuka wawasan dan belajar dari pendekatan sepak bola di negara lain.
“Kami menyambut baik kunjungan delegasi Kamerun ke Persib. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk saling bertukar pandangan dan memperluas wawasan mengenai perkembangan sepak bola, khususnya dalam pembinaan pemain dan pengembangan talenta,” ujar Adhitia.
“Bagi Persib, pengembangan sepak bola adalah proses pembelajaran berkelanjutan. Kami butuh keterbukaan terhadap berbagai perspektif dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas. Diskusi ini adalah langkah untuk saling mengenal dan memahami potensi, tanpa harus terburu-buru mengambil kesimpulan,” tambahnya.
Adhitia juga berharap, pertemuan ini dapat memberikan manfaat timbal balik sekaligus memperkaya perspektif manajemen dalam melihat berbagai peluang pengembangan sepak bola di masa depan.
Tahap Penjajakan dan Simbol Persaudaraan
Meski masih dalam tahap diskusi awal dan belum menghasilkan kesepakatan kerja sama formal (MoU), atmosfer pertemuan berlangsung sangat positif. Kedua pihak memanfaatkan momentum ini untuk saling memahami peta jalan pengembangan sepak bola masing-masing.
Sebagai simbol persaudaraan dan apresiasi atas kedatangannya, manajemen Persib secara khusus menyerahkan cinderamata berupa jersey kebanggaan Maung Bandung kepada para delegasi Kamerun.
Langkah ini menegaskan komitmen Persib untuk terus membuka ruang kolaborasi global. Dengan mempelajari berbagai pendekatan dari berbagai negara, Persib optimis dapat terus menyempurnakan sistem pembinaan dan pengembangan sepak bola, sekaligus membuktikan bahwa klub ini tak hanya berprestasi di dalam lapangan, tetapi juga berwawasan internasional.
Source: PERSIB BANDUNG

