Lanud Sulaiman, BANDUNG – Dalam kegiatan yang memang selalu rutin dilaksanakan guna terus mengasah kemampuan dalam olahraga dirgantara (ORDIRGA) Paratrike, terlihat jajaran pilot korpasgat Lanud Sulaiman tengah serius dalam berlatih.

Paratrike merupakan salah satu kategori yang ada dalam olahraga dirgantara. Karena dalam olahraga dirgantara ini memiliki banyak kategori lainnya seperti Aeromodeling, Terjun Payung, Terbang Layang, Layang Gantung (Gantole), Microlight dan lainnya. Namun dalam kesempatan kali ini para jajaran pilot korpasgat berfokus untuk berlatih Paratrike.

Secara singkat Paratrike ini bisa digambarkan dengan olahraga dirgantara yang memerlukan peralatan terbang bermotor. Berbeda dengan Paralayang, untuk Paratrike ini menggunakan alat seperti halnya pesawat yang memiliki mesin, roda dan juga baling – baling.

Namun berbeda dengan pesawat komersil, Paratrike hanya terdisi dari satu baling – baling yang berada dibelakang yang berfungsi sebagai daya dorong terbang, kemudian dilengkapi dengan parasut untuk bisa terbang di angkasa dan 3 roda penopang untuk landing dan take off.

Untuk dapat menerbangkan alat Paratrike ini juga tidak bisa sembarangan, harus memiliki kemampuang yang sudah terlatih. Kemampuan yang harus dimiliki dari mulai perhitungan arah angin, kecepatan angin, fokus, mental karena kita akan mengudara di atas langit, sehingga segala sesuatunya harus di perhitungkan dengan matang.

Paratrike ini selain digunakan oleh jajaran Pilot terlatih, bagi kalian yang ingin mengudara tapi tidak memiliki kemampuan menerbangkan alat Paratrike ini. Kalian tetap bisa mengudara dengan cara tandem dengan Pilot terlatih. Dan ini merupakan kesempatan besar bagi kalian yang suka dengan olahraga ekstrim yang memacu adrenalin, inilah dia kesempatan kalian untuk terbang bersama mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow us on Social Media